Welcome..!!!

Welcome To Gitche Yanti Malayani's Blog - Don't Forget to Comment And Share

Saturday, August 24, 2019

Menangis di Keramaian

Menangis di keramaian. Tak akan ada yang peduli. Mereka hanya akan sebatas menatap lalu bertanya-tanya. Atau merasa kasihan mungkin.

Lalu kau akan merasa bodoh. Karna mereka tertawa dan kau menangis. Karna mereka bahagia dan kau bersedih.

Kemudian berpura-pura tersenyum seolah tak terjadi apapun. Padahal tiap kepala melihat derai air matamu yang sesekali terjatuh lalu kau hapus cepat, berharap tak ada yang menyadari.

Mencoba tampak tegar dalam situasi yang sulit ini. Dan kau berharap apa?

Tak ada! Aku hanya tak punya tempat untuk menangis. Tak punya bahu untuk bersandar. Kata mereka, hidup harus tetap berjalan. Itu sebabnya aku tak berhenti di stasiun lalu menangis. Aku memilih naik dan menangis disana. Karna di sisi lain aku yakin, tak ada yang peduli dengan tangisanku.

Rasa Sesal

Jangan buat aku menyesal pernah meminta pertolonganmu.

Jika ternyata bantuanmu hanya akan buatku merasa bersalah.
Jika ternyata permintaanku justru menyulitkanmu.

Jangan. Jangan lagi.

Cukup satu kali ini saja rasa sesal hampiri otakku.

Percayalah, tak akan lagi. Meski kau memaksa, tapi cukuplah untuk kali ini saja.

Monday, August 19, 2019

Curhat (lagi)

Udah sepekan dan suasananya masih kaya gini. Gak tau kenapa, perasaan ini jadi lebih banyak terpendam. Otak sama hati gak punya pemikiran yang sama. Lalu yang terjadi adalah ego yang lebih kuat antara hati dan otak.

Tapi biasanya otak yang menang saat kaya gini. Logika itu selalu berkuasa, meski kadang dia juga lemah dan terabaikan.

Gak ada tempat buat hati mencurahkan semua, dan kemudian logika mengusulkan untuk menulis apa yang tak tersampaikan.

Aku ingin menyerah, lalu apa? Ingin pasrah, tapi terasa sakit. Ingin diam, namun mulut tak selamanya bisa tertutup. Sampai kapan mau begini? Sampai hati sudah lebih tabah dari ini. Sampai mata bisa menahan uraian air mata. Sampai aku tak mampu lagi dengan semua ini.

Aku yakin pada saatnya nanti, semua akan berubah. Entah kembali seperti dulu atau memulai dengan yang baru.

Boleh aku tertidur sejenak, dan mengakhiri semua ini? Bangun sewindu kemudian dengan sesuatu yang tak lagi begini.

Ahh.. Entahlah. Menuliskan nya saja aku tak paham. Menceritakan apa yang di gelisahkan hati, sungguh jari tak mampu. Pikiran kacau. Benar-benar ingin pergi lalu melepas penat atas semua ini. Bisakah..?

Bangunkan aku dari kenyataan yang terasa seperti mimpi ini. Atau tidurkan aku agar aku bisa merangkai hidup dengan mimpi indahku. Bukankah mimpiku selalu menyenangkan? Jadi, apa boleh aku tinggal sejenak dalam mimpiku?

Tuesday, August 13, 2019

Gak Bisa Tidur

Hi Baby..

Sekarang kalo mau curhat, nyebutnya baby.. Padahal mah dia juga belum bisa liat ini..

Mama mu ini lagi tak bisa tidur nih! Apa gara2 seharian udh bobo, jadi malem nya begadang gini yah..
Kamu jangan ikutan bangun donk de.. Ini kan malam, harusnya kamu bobo.. Jangan ikut2an mama de..

Hari ini mama gak banyak ngajak kamu ngobrol yah, kadang mama bingung juga sih mau ngobrolin apa.. Bawaannya pengen curhat, nanti kamu jadi galau pula didalam. Belum juga lahir, udah mendengarkan keluh kesah hidup.

Kalo mama ngomong dalam hati, kamu denger gak de? Katanya sih, bayi dalam perut itu bisa mengerti isi hati ibunya. Yah, semoga lah yah kamu tau isi hati mama.. Tapi yang paling penting itu bikin kamu bereaksi dengan suara dari luar sini. Makanya mama kudu ngajak kamu ngobrol..

Nanti pagi masak apa yah.. Padahal mah, mama juga cuma bisa masak yang itu-itu aja yah.. Hehehe

Kamu sehat kan de? Selalu semangat yah de.. Gak apa2 kok banyak gerak, asal gak malem gini.. Malem itu waktunya kita bobo yaah..

Selamat malam baby..
Mama loves you..

Monday, August 12, 2019

Terdiam!

Pada akhirnya, aku memilih untuk diam dan memendam semuanya sendiri. Karna kadang seringkali terbesit dalam pikiran bahwa bicarapun tak ada gunanya.
Lalu, apa aku salah ada dalam dilema ini?
Ketika menangis sendiri adalah satu-satunya hal yang bisa bantu ku meluapkan beban ini. Maafkan aku jika caraku tak berkenan. Ampuni aku yang mungkin salah membuat pilihan.
Namun, sebelum kau menghakimiku, bukankah harusnya kau paham ulah siapa yang buatku begini!
Deraian air mata yang menyembabkan kelopak mataku, isakan tangis yang tertahan di kerongkonganku menjadi alat buatku tenang. Lalu kemudian diam adalah langkah berikutnya, karna manusia lebih suka bicara daripada mendengar. Maka aku memilih diam dalam kelu dan sakitku.
Iya! Lebih baik begini. Tak semua orang peduli rasamu. Tak banyak yang mau mengerti hatimu. Cukup tunjukkan apa yang orang lain ingin lihat darimu. Lalu kemudian aku akan tenggelam dalam sesak dan gelap amarah yang tak pernah terluapkan.
Toh, tidak ada yang peduli tentang sakitmu! Lalu buat apa mengumbar!

Sunday, August 11, 2019

24 Weeks

Hi again baby..

Maafkan mama mu ini yang masih suka labil sama emosinya. Sensitifnya yang belum bisa berkurang, masih cengeng. Pengen banget kamu cowo, tapi ngeliat keadaan mama yang kaya gini, jadi khawatir kamu bakal jadi cowo yang sensitif dan cengeng kaya mama.

Baby! Mau kamu cewe atau cowo,  mama cuma berharap dan berdoa kamu jadi orang yang selalu ceria, kuat, tangguh, dan tegar. Kalo nanti kamu bertumbuh, mama akan berusaha untuk selalu ada buat kamu. Kamu gak harus sedih sendiri, susah sendiri, menanggung apapun sendiri. Mama akan usahain kamu gak akan ngerasain apa yang mama rasain.

Please baby! Trust in me for everything. Ceritain sama mama yah. Kamu gak boleh segan2 sama mama.

Kita bisa senang2 berdua, jalan2 berdua, pokoknya apapun yang bisa bikin kamu nyaman untuk ngobrol semuanya sama mama.

Baby, jadilah orang yang ceria tulus dari hatimu yah. Itu setidaknya bisa ngurangin beban berat kamu.

See you in the next 3 months baby..
Grow up well. Btw, mama laper pake banget saat ini..

Thursday, July 18, 2019

Center of Influence

"Sekolah Alam Peduli Kasih! Ok COI! Yes We Are!"

Center of Influence atau COI adalah program yang tak asing di kalangan Gereja Advent. Ini adalah program yang diharapkan ada di setiap gereja. Gereja Advent Cililitan adalah satu dari sekian banyak gereja di Jakarta yang mungkin menjalankan program COI tersebut. Well, saat ini kita mau bahas tentang program COI yang berjalan di gereja ini dengan sebutan Sekolah Alam Peduli Kasih.

Dari letak geografis sudah pasti sekolah alam ini di jalankan di Kota Jakarta. Lebih tepatnya di Gedung Mulia Raja tapi geser sedikit. Kalau kita pernah menghadiri acara pernikahan di gedung ini, maka kita pasti tau ada Kuburan Cina yang menyambut disisi kiri jalan masuk ke gedung ini. Yap! Betul sekali! Kegiatan ini dibuat di atas Kuburan cina dekat Gedung Mulia Raja, Kebon Nanas.

Tapi tunggu dulu, jangan langsung membayangkan benar-benar diatas kuburan yang masih aktif. Jadi warga disekitar sini yang notabene bekerja sebagai pemulung, membangun rumah apa adanya (kita kategorikan tidak layak) di atas kuburan yang ada dan sudah tidak aktif. Tidak aktif artinya sudah tidak didatangi oleh keluarganya atau kuburan yang sudah ditelantarkan. Jadi di tempat inilah sekolah alam Cililitan ini di lakukan.

Kegiatan ini diadakan setiap Minggu pagi pukul 8.30 - 9.30. Dan yang hadir sebagai guru pengajar adalah para orang muda yang aktif di Cililitan (karna hampir semua orang tau, bahwa Cililitan di huni oleh banyak pemuda-pemudi yang sudah lulus kuliah). Namun tak lupa kegiatan ini di dukung oleh para orang tua, majelis gereja, dan juga secara gereja. Karna seperti yang kita tau kegiatan ini berada di bawah Department Pelayanan Perorangan.

Awal terbentuknya sekolah alam di Kebon Nanas ini dimulai dengan Charity Clinic yang di adakan oleh gereja Cililitan. Melihat antusiasme mereka, dan mendata banyaknya anak-anak di kawasan ini maka di usulkan lah niat baik ini kepada pengurus RT lalu di sambut baik. Tahun 2017 kwartal 3 disusunlah perencanaan program ini pada masa penggembalaan Pdt. Sandy Marbun. Seperti halnya Daud yang berencana membangun Kaabah namun Salomi yang melaksanakannya, maka program ini pun tidak bisa diwujudlan di masa Pdt. Sandy Marbun, karena perpindahan pendeta ke jemaat yang baru. Lalu tahun 2018 April kelas pertama dibuka pada masa penggembalaan Pdt. Leroy Pakpahan. Dan saat ini, tahun 2019 Pdt. Laham Nababan melanjutkan pergerakan kedua pendeta sebelumnya.

Kelas-kelas nya pun dibagi beberapa kelompok. Awalnya dibagi menurut umur namun sekarang disesuaikan dengan kemampuan belajarnya. Sekolah alam ini di isi oleh anak-anak berumur 2-15 tahun. Meski umur mereka sama, tingkat kemampuan belajar mereka berbeda. Karna sebagian dari mereka ada yang sekolah dan ada yang tidak sempat sekolah.

Sehari-harinya mereka biasa membantu orang tua mereka untuk memulung, mungkin ini juga yang menyebabkan mereka kesulitan untuk sekolah. Tapi yang sangat membuat antusias dari anak-anak ini, tidak sedikit dari mereka yang benar-benar ingin belajar dengan baik. Dan tidak sedikit juga yang mengalami perkembangan pengetahuan dalam bahasa inggris.

Tapi tidak terbatas hanya dalam bahasa inggris, ada juga kelas menulis, membaca, berhitung dan kelas bermain untuk anak usia 5 tahun kebawah. Dan yang paling penting, di sekolah ini mereka di ajar untuk memiliki karakter dan mental yang baik. Gereja Cililitan berharap bahwa kehadiran mereka disini bisa membantu anak-anak ini memiliki cita-cita yang lebih tinggi dan juga karakter yang baik.

Perubahan yang di rasakan pun cukup signifikan jika dibandingkan ketika pertama kali kelas ini dibuka. Kelas yang dulu selalu berantakan sekarang menjadi lebih tertib. Bukankah berarti sekolah alam ini berhasil memberi pengaruh yang lebih baik?

Bukan dengan mengkhotbahi mereka, atau dengan tidak langsung mengadakan KKR, tapi sekolah alam ini bisa membangun karakter mereka untuk menjadi lebih seperti Kristus. Bukankah semua anak - anak adalah murid Kristus?

Perjalanan belum selesai! Pekerjaan masih banyak! Waktupun masih ada! Selagi masih ada tenaga dan kesempatan yang Tuhan berikan, maka Gereja Cililitan berharap anak-anak di sekolah alam Kebon Nanas ini bisa di didik sampai mereka tiba di usia yang mana bisa memutuskan untuk tetap memiliki karakter dan pengetahuan yang baik atau kembali ke jalan yang dulu mereka tekuni. Dan ada satu hal yang selalu didoakan bahwa tantangan untuk memperluas cakupan wilayah sekolah alam ini ke ranah RW. Sehingga akan semakin banyak anak-anak yang dapat merasakan pengaruh yang baik untuk pengetahuan juga karakter mereka.

Kiranya Tuhan akan selalu menyertai setiap pelayanan dari Pemuda-pemudi Cililitan juga yang di dukung oleh orang tua, serta Majelis gereja Cililitan..

Tuesday, June 25, 2019

18 Week 1 Day

Hey Baby..

I heard your heartbeat this evening. And I see you moving in there.. Are you happy baby?
Mom is sorry for I can take the medicine the doctor gave me. You know I'm struggling to consume it right? But I hope you grow well baby. I want you to grow perfectly. Let's fight together.

Menyenangkan sekali melihatmu didalam sana. Apa semua baik2 saja dek? Mamamu ini bandel sekali, disuruh minum obat, tapi gak diminum. Pahit banget.

Dokter bilang lebih baik susah sekarang karna obat, daripada susah nanti setelah sadar kalo kamu lahir gak sempurna. Haruskan mamamu ini minum obat2an juga dek? Beberapa orang bilang, gak usah minum obat, ganti semua obatmu dengan yang alami. Yang penting gizimu cukup untuk kalian berdua.

Trus yang mama baca juga bilang gitu, selagi tidak mual atau muntah atau ada gejala negatif, tidak selalu harus minum obat. Susu ibu hamil juga masih melengkapi kok.

Tapi ada juga yang maksa minum obat, kaya dokternya. Kadang kesel sih dipaksa gitu. Trauma sama obat mamamu ini dek.. Jadi mama harus gimana?

Oia, kata dokter mama belum bisa liat kamu perempuan atau laki2.. Apapun itu, mom will always love you baby.. Trust me.

Kamu mau dikasih nama apa dek? Udah excited banget nyari nama. Semoga nama yang terpilih nanti adalah yang terbaik buat kamu.

Panjang kamu hari ini sekitar 12,29 cm, detak jantungnya sekitar 150bpm, kata mereka kamu normal baby.. Tapi kalo yang mama baca, harusnya kamu udah di angka 13cm ke atas.. Semoga itu bukan masalah yah.

Sehat-sehat yah kamu didalam sana. Bantu mamamu ini supaya gak mual apalagi muntah. Cepat besar. I can't wait to see you soon baby. Meski setelah kamu lahir, mama bakal banyak kerjaan dan pikiran juga. Tapi kamu, seperti kata orang adalah hadiah terindah dan keajaiban buat mama.

Semangaat baby..

Tuesday, June 18, 2019

Bahagia Rumit

Bahagia rumit

Aku pernah berada di level yang tidak biasa
Ya, aku pernah berada di level  itu
menjadi bodoh akan hal hal yang seharusnya aku pintar
Merasa bahagia  sesederhana melihat senyummu

aku tidak peduli ocehan orang tentangmu
aku tidak peduli dengan tanggapan orang padaku
Disini aku hanya ingin bahagia
kalau bahagia itu sederhana kenapa harus bingung

kenal dan pahami perlahan
jangan teburu buru akan hatimu
mungkin ini kehendak-Nya tapi kita yang menjalani
aku percaya akan diskusi yang baik

aku bukan orang yang mudah untuk memulai
tapi pengalaman kaki ini membuatku belajar akan itu
mempertahankan lebih sulit dari pada memulai
Dan mengakhiri tak sesulit mempertahankan

aku percaya Tuhan selalu memberikan pilihan
terserah mau pilih yang mana
pilihanmu adalah caramu untuk bersyukur
mengeluh, tapi sebentar lalu tersenyum lagi

Aku yakin  saat itu Tuhan memberi pilihan
temui atau tidak. Lalu aku memilih bertemu
disana engkau memberi senyuman
dan aku bersyukur beserta bahagia karena itu

aku suka mendengar, suara hujan dibukit
suara hujan yang menyentuh daun dan ranting
seakan menyuruhku tenang padahal tidaaaaak
lebih baik aku basah bersama dedaunan itu

ini hanya akan jadi rasa yang berlebihan
Untuk saat nanti aku membaca ini
tapi ini adalah kisah bahagia
bahagia yang sulit juga rumit pada masa itu.

Written by : enos

Monday, June 10, 2019

Pada Akhirnya

Pada akhirnya, masing - masing kita bakal sadar apa yang jadi prioritas dalam hidup.
Apa yang perlu diperjuangkan, apa yang gak layak di kejar.
Apa yang patut dibela, dan apa yang bisa kau ikhlaskan.

Dan pada akhirnya juga, mereka yang disekitarmu akan menunjukkan dirinya yang sebenarnya.
Apakah mereka layak jadi prioritas mu, atau mestinya tak pernah masuk dalam hidupmu.

Lalu ketika semua terungkap, yang kau lakukan hanyalah tersenyum ikhlas untuk semua yang terjadi.

Tak banyak yang abadi. Yang abadi hanyalah kenanganmu. Yang abadi mungkin saja perasaan tulusmu.

Friday, May 31, 2019

"Berubah"

Lirik "Berubah"
[Verse 1]
Resah Ingin berkata Aku peduli
Yang kau lihat Selalu salah
[Verse 2]
Selalu salah Tiada berubah
Dan kau minta Berubahlah
[Chorus]
Ku akan berubah Seiring waktu
Oh sabarlah sayang Ku pasti akan berubah
Namun kapankah itu?
[Verse 3]
Entah; Entah sampai kapan
Aku begini Ku berubah
Kau pun berubah

[Chorus]
Ku akan berubah Seiring waktu
Oh sabarlah sayang Aku pasti akan berubah
Namun kapankah itu?
Aku pasti akan berubah Seiring waktu
Dan oh sabarlah sayang Aku pasti akan berubah
Namun kapankah itu? Kau takkan tahu

++++++++++++++++


Sebenarnya kenapa kalimat lagu ini kaya gitu? Sesulit itukah berubah?

Karna pada hakekatnya tidak ada yang mudah dalam proses berubah. Yap! Berubah akan terasa sangat lama. Karna kau menunggu! Berubah bukanlah sesuatu yang harus ditunggu. Karna kita pun gak tau dia datang kapan.

Makanya lagu itu mengajarkan kita untuk sabar nunggu perubahan.

Kalo berubah itu cepat, maka tak ada yang istimewa darinya.

Satu hal yang pasti, jangan memberikan deadlins untuk perubahan. Artinya jangan memaksa perubahan. Berubah yang dipaksa gak menghasilkan yang baik.


Berubah itu perlu tuntunan, bukan paksaan.

Berubahlah ketika hatimu siap. Berubahlah karna kau tau itu yang sekarang kau perlukan. Berubahlah karna memang itu pilihan terakhir. Berubahlah untuk menjadi yang lebih baik. Dan bukan bagianmu memaksa orang lain berubah. Bagianmu adalah menunjukkan perubahanmu padanya dan dengan sendirinya dia pun akan memliki perubahan dalam dirinya.

Thursday, May 30, 2019

13 Weeks 6 Days

Hai baby..

Dulu mama mu ini berpikir kalo lagi hamil, orang sekitar akan excited dan akan bantu mama untuk menjaga mood yang baik. Karna kebanyakan orang tau kalo apa yang terjadi selama hamil akan berpengaruh sama kamu baby.

Ternyata bayangan gak seindah realita baby.. Makanya mama lebih suka berimajinasi daripada melihat mereka yang gak sesuai imajinasi. Banyak banget hal yang bikin mood naik turun. Kadang pake nangis juga loh. Kamu ngerasa gak kalo mama mu ini lagi nangis? Kamu sedih juga gak?

Kadang ada hal-hal yang mama mu ini cuma bisa pendam dalam hati. Mungkin karna terlalu mikir panjang, takut efeknya kemana2 kalo diomongin. Atau takut gak guna atau malah salah di persepsi kan.

Tapi mama mu ini pernah janji sama diri sendiri, kalo apa yang terjadi sama mama atau apa yang sering mama rasain gak boleh terjadi sama kamu yah baby. Apapun masalah kamu, apapun perasaan kamu terutama yang bikin sakit di dalam, kamu harus kasih tau mama secepatnya. I'll do anything to help you baby.

Mungkin kamu baru baca ini belasan tahun nanti. Tapi dari kecil mama akan ajarin kamu untuk jadi orang yang terbuka. Mama juga berharap kamu jadi orang yang tetap ceria yah baby. Karna gak ada masalah yang terlalu berat buat kamu hadapi. Kaya sekarang ini, cuma kamu yang bisa bikin mama tetap berusaha baik-baik aja. Jadi kamu juga harus selalu ceria untuk mama.

Mama akan berusaha untuk gak sering nangis. Tiap kali ada hal yang sedih mama tinggal menghitung hari sampe kita ketemu. Dan sampe saat itu tiba, mama akan berdoa semoga kamu berkembang dengan sempurna. Mama pun akan berusaha melakukan yang mama bisa lakukan yah baby.

I love you so much, and I pray that you will love me back as much as mine.

See you later..

Tuesday, May 14, 2019

11 Weeks 2 Days

Hey.. Good evening baby..

Finally I can see you.. It's such a blessed and happiest moment..
Doctor said, you grow well and everything is normal.
Keep it up baby.. Let's grow and fight together..

Can't wait to see you bigger than this..
Yes, and of course I do love you baby, since you are my happiness...

Tuesday, May 7, 2019

10 Weeks 4 Days

Sudah 10 minggu. Tapi sebenarnya ini hanya hitungan sistem. Belum pernah lagi cek ke dokter.
Sekarang masih gak suka makan, tapi paling tidak berhasil menemukan makanan yang bisa diterima oleh lidah yang kelu ini.

Saat ini perasaannya suka galau. Karna belum cek ke dokter lagi, jadi kepikiran kaya gini "Duh, ini beneran hamil apa gimana yah".

"Kok bisa mikir gitu che? Memang tanda-tanda nya gak hamil?"

Jadi menurut apa yang saya baca, wanita bisa merasakan apakah dia hamil atau tidak, apakah janinnya berkembang atau tidak. Atau apakah dia hamil ektopik. Sejenis hamil anggur.

Nah jadi perasaan-perasaan ini sedang menggerogoti pikiran.

" Kenapa gak cek ke dokter aja che?"

Itu jugalah yang sedang dipikirkan. Alasannya nunggu kartu asuransi, tapi seperti tidak ada perkembangan. Mungkin minggu ini akan coba cek ke dokter lah. Paling tidak ke puskesmas, biar murah.

Hamil itu kadang bikin khawatir, bikin ngerasa bersalah, bikin bertanya-tanya juga. Harus seperti apa aku selama kehamilan ini. Bisa gak yah anak ini jadi seperti yang aku inginkan. Jadi anak yang bisa jadi pengaruh baik buat sekelilingnya.

I pray that you'll be like God wants you to be. Be strong baby. If God let you live in me, I'll ask God that He will always bless you baby.

Entahlaah apa kata-kata ini pantas aku ucapkan. Tapi hanya itu harapan ku. Yang terbaik untukmu nak. Juga buat mama mu ini.

Tuesday, April 16, 2019

7 Weeks 4 Days

Yes! It's the week seventh.

Memasuki minggu ke 6 kemarin, rasanya mulai ada yang berubah. Dan paling besar adalah malas dan nafsu makan yang menurun (sangat drastis).

Pertama MALAS!
Sekarang bawaannya pengen tidur aja terus, ngapa-ngapain aja cape. Bahkan ngunyah aja cape. Berdiri bentar udah pegel, nyuci piring langsung ngos2an. Makanya rasanya malas ngerjain apapun. Tapi kalo inget sekarang status adalah ibu RT, jadi gak mungkin lagi melimpahkan semua pekerjaan itu sama suami. Dia udah lelah cari duit, nyampe rumah harus bersusah payah lagi. Istri macam apa aku ini..??

Kedua NAFSU MAKAN!
Makan apapun seperti tak berasa. Dulu semua nikmat di lidah. Bahkan mecin pun tak nikmat lagi dalam mulut ini. Sedih. Makanan yang di ekspektasi bakal enak, pas dikunya jauh dibawah standar. Mau masakan sendiri, sampe pesen di luar rasanya tetep gak suka. Udah gak suka makan, manja pula sekarang. Makin jadilah kan yah..

Nak.. Maafkan mama mu yang begini yah. Gak bisa ngerubah mindset ini. Kalo dipaksain jadi pengen muntah. Tapi kalo gak makan malah laper.
Dan secape apapun itu, mamamu ini tetap berusaha melakukan semua pekerjaan rumah ini sendiri.

Kamu sehat di sana yah. Mama mu ini berusaha buat kasih yang terbaik. Meski susah kali pun. Semangaaatin mama mu ini dari dalam yah.. :)

Thursday, April 4, 2019

PREGNANT 🤰

Tanpa memunggu waktu yang lama, gw hamil. Punya firasat sih kalo ini bakal langsung hamil. Tapi baru benar-benar mastiin setelah telat haid 3 hari. Besoknya langsung ke dokter.

Gimana rasanya?
Belum terlalu berasa, masih suka cuek, mungkin faktor belum keliatan banget kali yah. Dan gak ada tanda - tanda hamil seperti ibu hamil pada umumnya. Kaya mual-mual, sensitif sama bau sesuatu atau yang lain-lain. Kadang suka mikir juga, gw beneran hamil gak sih. Apa cuma perasaan gw aja. Apa testpack nya salah. Semoga perasaan ini bukan realita. Udah ada kabar bahagia tapi tiba-tiba rusak.

Tapi saat ini kayanya belum adar banget deh kalo hamil. Pola makan kadang berantakan, masa aja suka ngelakuin hal-hal yang harusnya gak boleh lagi di lakuin. Cuek banget anaknya. Kebiasaan waktu masih single, apa aja di kerjain sendiri. Jadi banyak mamak-maka yang di luar sana bilang, "jangan begini, jangan begitu,. Makan ini yah, makan itu, banyak begini, harus ini harus itu dll"

Gini rasanya diperhatiin semua orang. Di tanyain, di ucapin selamat tapi yang paling penting didoain. Semoga kamu baik-baik yah nak di dalam. Sehat selalu. Maafkan mamamu ini yang belum bener jagain kamu. Maafkan mama yang gampang melow ini, yang gampang juga marah. Jangan ikutin mama yah. Kamu harus jadi anak yang periang. Mama akan berusaha jadi mama yang periang, biar kamu juga senang di dalam.

Kita berjuang sama2 yah nak.. See you soon baby.

Married Life

Married Life!

Satu bulan pertama sudah terlewati. Kebanyakan ketawanya. Entah kenapa yah, tapi kaya pdkt gitu dimana sebulan pertama adalah masa indahnya.

Masih 1 bulan dari sekian banyak bulan. Dan gak bisa menyimpulkan tentang kehidupan pernikahan dari sebulan pertama ini. Ibarat kata ini masih kata pengantar dari sebuah buku yang serinya gak habis-habis.

Mungkin karna gw udah gak kerja kantoran lagi saat ini, jadi yah bagian gw di rumah aja. Masak, nyuci piring, beresin mah, nyuci baju, nyetrika. That's my life's cycle now. Masak buat berdua, nyuci piring dua bahkan lebih, nyuci baju kantor yang bukan punya gw, nyetrika pun gitu. Kadang - kadang kepasar di temenin, yah gak jarang juga sendiri.

Bangun tidur yang di lihat dia, sebelum tidur pun dia juga. Gak boleh bosan. Karna seumur hidup harus sama dia. Gimana coba kalo bosan. Masa mau ganti? Kan gak mungkin. Ini bukan masa pacaran lagi, yang kalo udah bosan bisa ganti. Trus gimana caranya biar gak bosan? Jawabannya gak bisa dari orang lain. Gak bisa dari buku, gak bisa pake teori. Jawaban itu kita cari dan temukan tiap hari. Cuma diri sendiri yang tau gimana cara nya biar gak bosan.

Married life! Awesome or not, it's all your choice!

Sunday, January 13, 2019

Ramai! Aku hanya tak nyaman!

Maafkan aku yang tak selalu bisa bergabung dalam keramaian. Cukup sulit. Rasanya seperti, melelahkan? Hmm, entahlah! Tak bisa aku deskripsikan. Terkadang disaat tertentu aku seperti tak ingin terlibat dalam sebuah keramaian. Meski hanya untuk duduk disana. Aku memilih duduk di sudut ruangan menikmati sepi dalam keramaian.

Aku tak mudah bergaul dalam keramaian. Meski aku bagian dari mereka. Bagiku keramaian adalah sesuatu yang asing.  Membuatku merasa terasing pula.

Maafkan aku juga bila aku terlihat menjauh darimu. Ramai buatku lelah berpikir dan aku tak ingin berpikir terlalu banyak.

Maaf jika aku mengecewakanmu dalam keramaian. Maaf jika aku terasa menjauh. Maaf ketika aku seolah acuh. Sekali lagi maafkan aku.