Welcome..!!!

Welcome To Gitche Yanti Malayani's Blog - Don't Forget to Comment And Share

Thursday, December 13, 2018

Tunggu Aku Sebentar Lagi

Maafkan aku kali ini. Aku tak mengapa jika kau akan marah besar padaku. Aku bahkan sadar tak pantas menerima maafmu. Maafkan aku yang sering kali pergi lalu kembali ketika hatiku hancur. Maafkan aku yang tak jarang melukaimu dengan tingkahku. Maafkan aku ketika tak selalu disisimu.

Kebebasanku selama ini buatku menjadi apa aku sekarang. Ketika kau hadir dalam hidupku dan akan menjadi setengah dari hidupku, aku sadar aku tak lagi bisa seperti dulu. Namun sebagian dalam diriku adalah pemberontak yang selalu menginginkan kebebasan. Tak siap jika harus meninggalkan semua ini. Dan aku harap kau ingat pula bahwa sebagian dalam hidupku pun masih tetap tertuju padamu.

Perasaan bahagia ketika di kelilingi mereka yang menyayangiku selalu menjadi bagian terbaik dalam hidupku. Ketika memutuskan bersamamu maka harus ku relakan mereka sebagian pergi dariku. Buatku merasa tak memiliki siapapun. Ah rasa ini begitu rumit. Bersama dengan bebasku aku menemukan mereka, dan dengan hilang nya bebasku maka semua itupun lenyap tak tersisa. Maafkan aku jika aku belum siap untuk itu.

Secuil ego dalam diriku masih berkuasa. Meski kecil tapi dia punya pengaruh besar dalam hidupku. Dalam setiap keputusanku. Rasa yang dulu pernah ku tanam, ternyata bertumbuh meski sempat mati. Rasa yang sempat ku pupuk ketika belum bertemu denganmu. Maafkan aku ketika rasa itu tumbuh saat aku bersamamu. Maafkan ku yang tak bisa memilih ketika rasa itu kini mekar.

Ya, ku tau kau akan sangat marah padaku. Marahlah. Aku akan menerimanya. Aku memang tak ingin kau pergi, tapi jika pergi adalah lebih baik untuk mu maka aku tak akan menahanmu. Aku tau aku tak layak menahanmu. Aku sadar tak pantas terima maafmu. Meski begitu aku benar-benar mengerti bahwa semua ini salah. Aku tau aku menyakitimu.

Aku ingin kembali jika kau masih menunggu. Rasa ini tak akan hilang begitu mudah. Tapi bisakah kau tetap menungguku untuk datang padamu? Aku sedang berusaha memupuk setiap rasa hanya untukmu. Jika saja kau mau menanti. Yah, meski aku bukanlah sosok yang pantas kau nanti.

Tapi permintaanku, bisakah kau tunggu aku sebentar lagi? Sebentar lagi saja. Hingga aku akan merelakan setiap rasa yang kembali tumbuh ini. Dan aku bisa merelakan dia bahagia bukan bersamaku. Dan akan ku jalani kisah kita dengan tulus.

No comments:

Post a Comment

Leave your comment here..^^