Welcome..!!!

Welcome To Gitche Yanti Malayani's Blog - Don't Forget to Comment And Share

Thursday, January 11, 2018

Kodaline & Dia

Kodaline.
Iya, gw baru tau kalo mereka exist itu per tahun 2017. Iyah, gw tau kalo gw telat banget gaulnya. Tapi pada dasarnya gw bukan anak gaul di dunia musik internasional, jadi gak banyak yang gw tau. Dan jujur lagu-lagunya pun baru gw dengerin tahun kemaren.


Ada beberapa lagu yang pada akhirnya menancap di hati gw dan terngiang-terngiang di otak gw. Paling enggak 3 lagu yang paling gw suka dari mereka. Biasanya gw suka satu lagu karna : LIRIK dan/atau MUSIK nya. Kalo gw suka sama lirik tapi gak sama musiknya, biasanya gw akan nyari yang versi akustiknya atau coveran orang lain yang musiknya lebih bisa gw terima. Dan kalo gw suka musiknya, biasanya endingnya gw bakal suka sama liriknya. Atau bisa aja itu gak jadi masalah. 

Awalnya gw denger lagu Kodaline yang All I Want. Lagu ini jadi status WA dia. Dia nyanyi sambil main gitar dan dia rekam, trus dijadiin status di WA. Jadi jelas aja gw denger, dan gw suka sama liriknya. Gw tanya itu lagunya siapa dan judulnya apa. Gw cari ke youtube dan gw jadi sering dengerin lagu itu dikantor dari youtube. 

Kalo diperhatiin, setiap kita mainin lagu youtube maka next adalah lagu-lagu yang berhubungan sama lagu yang lagi main. Mulailah gw denger lagu Kodaline yang lain. Kaya The One, High Hopes, Moving On, One Day. Dan lagu kedua yang liriknya ngena banget di hati gw adalah Moving On. Kenapa bisa ngena banget? Karna pada saat gw denger lagu ini, saat itu gw lagi belajar move on. Move on dari kisah cinta yang kandas karna keadaan yang gak mendukung. 

Yang gw suka dari liriknya ada di part : "But until that day I'll keep moving on..". Yah, dari lagu ini gw belajar merelakan. Merelakan orang yang gak bisa gw miliki selamanya. Sakit sih rasanya sambil denger lagu ini sambil inget orang itu. Tapi kaya kata lagu ini, gw harus tetep hidup bahagia. Sampai saat dimana gw bisa bareng sama dia lagi, maka sampai saat itu gw harus move on. Harus hidup kembali, harus bahagia. Jelas aja denger lagu ini bikin gw nangis.

Kemudian terdengar lagu The One yang menceritakan bahwa dari hari-hari yang gw bareng dia, tiap hal yang gw lakukan bareng dia, gw sadar kalo dialah satu-satunya yang bisa jadi masa depan gw. Yap! Mewek lagi. Susah yah jadi orang yang baperan banget ama lagu dan musik. Denger musik  biasa aja gw bisa nangis sejadi-jadinya. Padahal belum tentu hidup gw kaya lirik lagu itu.
 
Saat ini yang lagi gw suka adalah High Hopes. Kayanya yah lagu-lagu Kodaline di album ini tuh lagi lagu galau semua. Pokoknya denger lagu ini bikin hati gw galau.

But, di balik semua kegalauan ini ada seseorang yang berjasa memperkenalkan gw dengan mereka. Bukan berarti orang itu jadi bikin gw galau. Tapi lagu-lagu ini tuh gak sepenuhnya bikin gw di bawah garis kehidupan. Justru lagu ini nyuruh untuk bangkit sih (yah, memang gak semua). Intinya dari dia gw tau kalo Kodaline itu ada, dan dari dia juga gw akhirnya tau lagu-lagu Kodaline. Kemudian akhirnya tiap kali gw denger lagu Kodaline, yang sekarang teringat adalah dia yang gak bisa disebutkan namanya..

Kodaline dan Dia.

Lirik Lagu

Sekitar 3 bulan yang lalu, tepatnya di bulan Oktober 2017 ada seseorang minta di bikinin lirik lagu. Well, ini bukan karna gw jago bikin lagu! Tapi karna gw suka nulis puisi (yah masih pemula sih), jadi dia minta tolong untuk bikinin 1 lirik. Ternyata setelah 2 bulan berlalu, gw belum juga menemukan inspirasi untuk nulis.

Ini bikin gw berpikir keras, karna gw ngerasa masih punya utang sama dia. Sampai akhirnya gw mendengar lagu Ari Lasso - Arti Cinta. Lagu ini ngasih inpirasi ke gw. Dan kemudia gw putuskan untuk bikin lagu sebagai lagu balasan untuk Ari Lasso dan untuk lagu ini.

Kira-kira seperti inilah kata-katanya.. :

Arti cinta tak pernah aku temukan
Dari mereka yang sempat singgah
Bahagiaku pun semu tak pernah nyata
Kini aku sadar yang dibutuhkan hati
Sejuta cintamu, ku yakin abadi
Raih tanganku, berdua kita jalani

Reff :
Demi jantung yang masih berdetak
Ku berikan hatiku untukmu
Demi darah yang tetap mengalir
Ku serahkan cinta ini padamu

Sadar ku punya segalanya
Tapi masih terasa hampa
Kau yang buatku sempurna
kau yang buaatku bahagia
Dengan cinta yang kau punya
Ku terima dengan sepenuh jiwa

Kini ku temukan arti cinta dari dirimu.


Jadi kata-kata ini gw kerjakan berbulan-bulan.
Sekian.. :)

Wednesday, January 3, 2018

Rindu

Aku merindu.

Sejauh apapun aku melangkah, wajahmu selalu terlukiskan dalam tiap jejak yang aku lewati. Sekeras apapun aku berusaha melupakanmu, semakin rindu ini bergelora. Aku rindu. Aku merindukanmu. Bisakah kau rasakan rindu ini? Perasaan yang semakin menyesakkan dada. Rasa yang terlalu menyakitkan untuk aku miliki.

Aku berlari pergi menjauh dari semua memori tentangmu. Namun dia terikat dikakiku hingga selalu mengikutiku. Seolah tak ada gunanya aku pergi. Sampaikan padaku bagaimana cara menghapus rindu ini. Aku hanya ingin bahagia meski tanpamu.

Sang bijak memintaku merelakanmu, tapi itu tak semudah bicara. Bagaimana mungkin hati merelakanmu yang telah terukir indah dalam sejarah hidupku. Mungkinkah menghapus nafasmu dalam tiap nadiku?

Kenangan ini menyakitiku. Hingga aku disini bersama rinduku tergeletak pasrah. Berharap mati namun masih menginginkan senyummu. Berharap hilang tapi aku berdoa tuk melihat mu. Dosakah aku berharap begini. Berharap tuk milikimu dan bukan yang lain. 

Mengapa menyakitkan ketika cinta harusnya mengobati luka? Mengapa rindu ketika hati justru ingin melupakan? Semakin ingin lupa semakin rindu ini meluap. 

Aku rindu.
Aku ingin lupa.
Melupakan rindu dan dirimu.