Welcome..!!!

Welcome To Gitche Yanti Malayani's Blog - Don't Forget to Comment And Share

Friday, September 29, 2017

Jabatan Bergengsi di UNAI


Tiba-tiba aja gw keinget soal UNAI dan pengen banget nulis tentang beberapa posisi yang cukup penting dikalangan mahasiswa UNAi versi gw. Penting yang dimaksud disini bisa di bilang cukup bergengsi. Ibarat kata posisi-posisi tersebut cukup di cita-citakan banyak orang termasuk gw. 

Kita mulai dari yang pertama gw inget aja, bukan berdasarkan ranking posisi paling bergengsinya.

  1. Monitor
Kenapa MONITOR? Bukan! Ini bukan monitor temennya PC. Bukan juga monitor untuk ngeliatin CCTV. Tapi ini lebih kepada monitor asrama. Mungkin ada yang gak paham apa artinya monitor ini. Jadi di kampus berasrama untuk setiap hall asrama ada yang jadi leadernya. Nah mereka di sebut monitor. So, kenapa mereka gw bilang bergengsi? Satu : karna gajinya termasuk gaji paling besar dari semua pekerjaan yang ada di UNAI. Soalnya terhitung 7 x 4jam kerja. Eh, gak tau sih apa ini yang terupdate. Intinya ini masuk kategori gaji terbesar. Dua : karna di segani sama anak-anak Hall. Apalagi kalo kita jadi monitor di lantai anak MABA. Pasti disegani banget ama mereka.

Trus ini adalah salah satu cita-cita gw yang gak kesampean. Disebabkan oleh adanya 1 absen check room yang nempel di buku dosa gw. Kebayang gak kalo monitor itu tukang absen checkroom? Jadi absen checkroom ini cukup kritikal karna artinya adalah kabur dari asrama malem-malem. Padahal dia tukang ngabsenin orang, eh doi sendiri malah absen. Jadilah gw gagal untuk terpilih menjadi monitor.

  1. Panitia Ospek
Nah kalo yang ini udah pasti pada paham lah yah kenapa jabatan ini masuk kategori bergengsi. Secara yekan, ini bakal jadi kaka-kaka tingkat yang pertama di lirik ama MABA. Kira-kira maba tuh pasti bakal ngegebet kaka-kaka ospeknya dulu. Setelah masuk di hari kuliah, baru deh mereka mulai mencari wajah yang lain. Jadi rasanya di gebet sama MABA tuh cukup bikin bahagia. Dan ini juga cita-cita gw di UNAI yang gak terwujud. Nanya kenapa? Kembali lagi gw kasih tau ini Disebabkan oleh adanya 1 absen check room yang nempel di buku dosa gw. 

Mereka Kaka OSPEK gw tahun 2007
Betapa sakit hatinya gw ama orang yang ngadu itu. Padahal gw tuh gak pernah cabut dari asrama. Gw tuh anak baik banget, padahal ada loh orang yang lebih nakal dari gw tapi dia lolos jadi Pan-Os. Gw tuh waktu itu nyesek banget loh, pas gak bisa jadi Pan-Os itu. Tapi apa daya, gw gak bisa berbuat apa-apa. *kok gw malah curhat yah* 

ini pas lagi ospek 2007
Yah, memang begitulah perasaan ketika cita-cita lo kandas dan gak akan bisa lo dapat. Sama halnya kaya lo ngegebet orang dan tiba-tiba di tinggal nikah. Hahahah. Makin ngaco. Tapi pahamlah yah maksud gw.

  1. IMA / BEM
Yah Siapa sih yang gak pengen jadi Anggota IMA/BEM?? Karna dengan masukknya kita ke anggota IMA maka harkat, derajat dan status sosial bakal naik juga (Baca : Panjat Sosial). Dan biasanya bakal dapat kaos atau jaket gratisan kalo jadi anggota IMA/BEM. Tapi tanpa gratisan itu juga gak masalah sih, yang pasti tetap bisa di banggain. Memang disini gak ada bayaran, tapi kebayang gak kalo ini masuk ke CV. Beuuh, berasa kan kecenya. Aktif banget pas kuliah duluNah kalo ini gw beberapa kali masuk ke anggota IMA. Jadi tidak termasuk cita-cita gw yang gagal. Karna gw bisa masuk di organisasi ini.

 



  1. Paduan Suara / Choir
Kalo yang satu ini, bikin bangga kalo bisa masuk Padus Ambassador nya kampus. Jadi kemana-mana kalo ada promosi kampus yang dibawa yah Choir ini. Dan lo termasuk orang penting lah kalo bisa ikut-ikut terbawa di event kaya gitu. Apalagi kalo tamunya adalah pejabat-pejabat pemerintahan. Kan bisa pamer ke temen sekamar (Maklum anak asrama). 

Contoh :

“Bro, tadi gw makan bareng ama Kang Kamil..” ; “Emang semeja bro? Hadap-hadapan?” ; “Kaga, Cuma seruangan aja..”

Nah meski Cuma seruangan tapi bangganya udah selangit. Lah daripada situ kaga pernah makan deketan ama pejabat. Jangankan pejabat, ama gebetan aja gemeteran. *Hahahahha. Back to topic! Intinya adalah masuk Choir ambassador di kampus bisa bikin bangga dan naik derajat sosialnya.
Satu hal lagi! Apalagi kalo bisa jadi Director/Conductor nya di Choir ini. Gak langsung di gebet sama anak-anak kampus. Secara kelihatan pinter, suara bagus, berjiwa pemimpin (kan cocok banget jadi imam keluarga).

  1. Asisten Dosen (Baca : Korektor)
Namanya juga asisten dosen atau biasa disebut AsDos. Siapa yang gak kenal? Disaat gw dapat dosen killer dan otak gw gak pinter-pinter banget, yang bisa gw harapkan adalah kedekatan sama AsDosnya. Yah kan biar bisa nanya-nanya soal ujian, kalo bisa benerin nilai. Trus apa hubungannya ama posisi bergengsi? Nah karna hal yang gw sebut diatas, maka AsDos adalah salah satu orang yang paling terkenal di kalangan mahasiswa. 

Mereka secara gak sengaja akan terkenal karna semua orang berusaha tau namanya dan berusaha punya nomor hapenya dan berusaha deket sama doi. Jadi kalo mau jual mahal sama mahasiswa, bisa aja sih. Tapi hati-hati malah dikutuk sama mahasiswanya loh. Yah gak dikutuk juga sih, tapi maksudnya di benci gitu loh. Dan kalo misalnya jadi AsDos, jadilah AsDos yang bijak dan baik meski harus tegas. Karna AsDos pun juga adalah mahasiswa kan?

Well, kira-kira inilah 5 posisi/jabatan bergengsi versi gw yang bisa gw tulis disini. Mungkin ada lagi sih yang lain, tapi yang langsung terlintas di otak adalah ke 5 jabatan ini. Yang pernah gw pegang? Yah, kalo gw mah apalah yah, hanya 1 dari 5 di atas. Gw mah orangnya gak masuk kesana juga udah terkenal kok. (*entah karna apa).

Kalo tiba-tiba ada yang terlintas lagi, mungkin bakal bikin part 2 nya. BYE

NB : Yang lain gak ada foto, karna gw gak pernah memegang jabatan itu.


Wednesday, September 20, 2017

Hello; Goodbye - Part 2

*Flashback ke 3 bulan sebelumnya*

“ Hi, long time no see..! How’s life? What have you been? Kelihatannnya semua baik-baik saja..”, ucap bibirmu.

Tiba-tiba kau muncul di hadapanku tanpa pemberitahuan. Kau datang bagai angin yang tak terlihat dari mana dan akan kemana. Tapi yang pasti, skarang kau ada di hadapanku. Aku harus bersikap seperti apa ketika kau datang kembali dalam hari-hariku? Aku pikir lebih baik ku jalani saja apa yang akan terjadi, biarkan hati ini yang memilih hendak kemana dia mengalir.

Dan kemudian seperti yang telah aku duga di awal, kau mulai menjadi bagian penting dalam hariku. Tiada pagi terlewat tanpa semangat darimu dan takkan berakhir malam sebelum ucapan manismu. 

" Heart, please be careful for what you wish.. Jangan berharap ini akan selamanya..", kalimat yang selalu terngiang diotakku. 

Ya, dan aku berusaha mendominasi cerita ini dengan logika otakku bukan perasaan hatiku. Tapi kau tau, otak tak pernah memaksa namun tak juga meninggalkan. Otak akan mengalah pada hati saat dia punya seseorang yang buat dia nyaman. Dan ketik hati terluka  otak kembali menyembuhkan lukanya. 

"Mengapa semua terasa indah ketika bercanda denganmu.. Jangan terlalu lama jauh dariku. Karnamu aku punya sesuatu untuk ku gapai kembali..", tepat keluar dari mulutnya. 

Wanita mana yang tidak bahagia saat disebut bahwa dia adalah satu alasan mengapa seseorang bisa bahagia..? Tak ada satupun yang tidak bahagia. Itu adalah impian semua wanita. Menjadi sumber kebahagiaan bagi seseorang. 

Bertemu kembali denganmu adalah hal yang ku syukuri saat itu. Karna kau datang di saat aku membutuhkan seseorang untuk hapus lara. Tapi kembali otak mengingatkan untuk tak larut dalam awal cerita. Karna semua permulaan akan selalu terasa indah. 

Hari terlewati berganti minggu. Ku dapati diri makin menikmati hadirmu. Minggu pertama, kedua hingga berganti bulan masih bahagia yang ku rasakan. Masih kau beri perhatianmu dan makin terhapus laraku. Dan makin aku jatuh aku dalam bayangmu. 

Saat itu yang ku rasa adalah BAHAGIA. 

Hello; Goodbye - Part 1



"Dan, Hari ini sudah beberapa hari sejak dia menghilang dari peredaran ", keluhku dalam hati. 

Entah apa yang terjadi padanya, aku pun tak paham. Kembali ku telusuri memori masa lampauku, mencoba mengingat saat-saat terkahir pembicaraan kami. Rasanya tak ada yang menyinggung atau terlalu kasar. Obrolan kami memang tak berakhir mulus, tapi apa karna itu dia sama sekali tak menghubungi ku? Sepertinya pun tak ada yang tak wajar saat itu.

Otakku kembali mencari, tapi menurutku semua biasa saja. Kami hanya membahas mantan pacarnya dan ku rasa dia pun menjawab dengan normal. Tak ada yang dia seolah tutupi. Dan sekiranya dia tak ingin membahasnya, aku pun tak memaksanya bercerita. Lalu dimana masalahnya? Kepalaku sakit memikirkan semua ini. Sebenarnya tak masalah jika dia memang menghilang dari radarku, tapi bisakah untuk tidak tiba - tiba?

Aku pun butuh persiapan untuk merelakanmu pergi. Aku terbiasa denganmu, terbiasa dengan candamu, tawamu, kesalmu, diammu dan semua tentangmu. Dan ketika kau pergi tanpa pamit aku bisa apa? Sulit mencari jalan keluar dari perasaan ini. Perasaan kehilangan tapi tak memiliki. Apa kau benar-benar tak ingin bertemu dengan ku lagi? Apa memang kau sudah tak ingin ngobrol dengan ku? Bukankah kau bilang kau rindu obrolan kita? Kau rindu menghabiskan waktu dengan ku membahas semua hal dari yang penting sampai hal sepele dan tak penting? 

Apa aku yang terlalu serius menganggap semua itu, sementara kau hanya sekedar ingin menghiburku? Sekedar ingin membuatku berharap bahwa aku begitu berarti untukmu.

“Aku rindu, tapi mungkin kamu tidak…”, teriak batin sendu

Saat ini yang benar-benar ingin aku lakukan adalah bertanya padamu tentang semua ini. 

“Eh.. tunggu.. sepertinya aku mengingat sesuatu yang tak wajar tentangmu..”, Otakku mulai bersuara

Kau bilang pria yang pantas untuk ku adalah bukan dirimu. Kau seorang yang berbanding terbalik denganku. Ketika aku adalah seorang wanita yang pujaan tiap insan dan dirimu hanyalah sekedar pria jalanan yang terlalu bahagia memandang bintang dan bulan di langit, maka kau tak pantas disampingku. Ketika aku adalah seorang yang membenci rokok sementara kau mencandu rokok, maka aku terlalu sempurna untuk kau miliki. Apa menurutmu itu adalah kebenarannya? Apa memang harus seperti itu? Apa itu alasanmu menghilang?

Mungkin yang bisa aku pahami adalah kau memang berencana pergi dan menyiratkan semua yang akan terjadi. Namun bodohnya aku bahkan tak paham kode mu.

"Kau yang datang kembali ke hari-hariku. Buatku nyaman dan bahagia, yang beriku tawa di tiap sudut menit jam. Kemudian kau hilang tak berjejak tanpa asa satu kata terucap. Buatku bertanya ada gerangan apa. Meski tak satu jawab terucap, aku belajar merelakan kehilanganmu. Kehilangan kamu yang tak pernah jadi milikku.."

Thursday, September 7, 2017

Gitche itu Kaya Apa Sih..?




Yap, hai Diary! Setelah sekian lama gw gak nulis di blog ini akibat dari sulitnya menemukan waktu yang tepat untuk nulis. Bukan karna gak ada yang mau di tulis. Karna banyaaaak banget ide yang pengen gw tulis, dari mulai filosofi hidup yang di ambil dari sebuah games android sampe, soal cowo, soal hal-hal yang menarik di mata gw sampe sekedar curhatan yang cukup mengganjal dalam otak.

Dan, alasan kenapa gw bisa nulis saat ini karna ternyata gw naik busway yang kemungkinan bikin gw harus transit terlalu jauh dari tempat biasanya. Biasanya tuh gw bakal transit disemanggi, tapi kali ini bus transjakarta nyaa nyuruh untuk tansit di Bundaran Senayan berhubung doi ga berhenti di semanggi. But it's oke lah. Tapi bus ini masuk tol dan keluar di semanggi, jadi itu cukup menolong. 

Jadi yang pengen gw curhatin kali ini adalah sepertinya gw menyadari ada hal-hal yang menggambarkan seorang Gitche. Gw coba nge-list ajalah. Biar gampang liatnya.


1.  Gak bisa hidup tanpa perhatian!

Jadi gini : gw bisa bilang gini karna setelah di perhatikan gw emang gak punya pacar. Tapi paling gak, gw punya satu cowo yang bisa gw perhatikan. Gw perlakukan selayaknya pacar. Kalo ada yang bilang ini EGOIS, gw terima aja kok. No offense! Gitche tipikal orang yang suka untuk meng-care-in dan di-care-in. Jadi ketika dia gak punya seseorang untuk di dan meng, maka hidupnya hampa. 

Rasanya kaya ada yang salah di hidup ini. Ada yang kurang, ada yang hilang, ada yang terasa gak pas. Kaya sayur tanpa garam, kaya sambel tanpa jeruk nipis *kurang greget*.

Maka jalan satu-satunya adalah menemukan orang yang bisa menjadi tempat saluran dari rasa yang ada di otak gw. Sebenarnya bisa siapa aja. Tapi akan lebih lepas kalo itu ke cowo. Okeh, sekarang kalo mau bilang gw itu player (that's fine). Tapi ketika gw care sama orang lain, semua yang gw lakuin itu tulus dari dalam sini *nunjuk ke arah otak bagian belakang*. Dan gw juga mencari dia yang memang bisa tetap care sma gw bahkan ketika mood gw gak jelas, ketika gw datang kemudian pergi lalu marah-marah, ketika gw keras kepala dan gak mau ngalah.

Jodoh itu gak akan bisa terlihat kalo kita gak ngejalanin dan ngenalin dia. Dan gimana caranya kita yakin dia jodoh kita? Yah dengan menjalani keseharian kita bareng doi, tanpa ada yang ditutupi. Kalo dia bisa nerima kita apa adanya, bukankah hidup terasa lebih indah untuk 50 tahun kedepan? Masalah akan selalu ada, tapi dengan orang yang tepat gak ada masalah yang cukup besar untuk dihadapi.


2.  Punya mimpi yang terlalu muluk.

Kenapa gw bilang gitu? Mimpi yang gw maksud adalah membuat semua orang bahagia. Sekarang gimana caranya gw bisa bikin semua orang bahagia? Bahkan ketika gw gak punya apa-apa. Balik lagi ke no 1, gw pengen bikin setiap orang yang kurang kasih sayang ngerasa di sayangin. Entah kenapa gw gak bisa ngeliat orang lain sedih, kesepian, sakit hati dan yang sejenisnya. Which is gw gak akan pernah bisa mewujudkan semua itu. Dan terkadang gw sadar kalo untuk ngebahagiain orang lain, gw harus terlebih dahulu untuk paham apa bahagia itu. Jadi terlalu muluk kan? Gak banyak yang bisa gw jelasin soal yang satu ini. Karna ini adalah mimpi yang terlalu imajinatif.


3.  Kalo lagi fokus kerja, JANGAN DI GANGGU!

Jadi gw itu ternyata gak bisa di ganggu kalo lagi fokus atau konsen kerja. Ketika gw di ganggu, maka konsentrasi gw bakal buyar dan sulit untuk balikin lagi. Makanya gw suka untuk pake headset kalo lagi kerja. Biar gw gak denger suara-suara sekitar yang menurut gw bisa mengganggu konsentrasi gw. Mungkin terdengan egois, penyendiri, sombong. Sekali lagi, It's OK! Karna daripada kerjaan gw gak beres-beres maka lebih baik gw menyendiri dan menyelesaikan kerjaan gw sendiri. Kecuali kerjaan itu adalah kerjaan tim. 




4.  Suka nanya hal gak penting.

Nah, kalo ada yang bilang gw cerewet, bawel, tukan debat dan sejenisnya. Mungkin gw bisa bilang IYA. Sebenarnya gw bukan nanya hal gak penting! Tapi gw nanya hal yang belum di terima sama otak bagian depan gw. Kenapa? Karna ketika seseorang ngasih tau sesuatu, biasanya gw bakal mencoba mencocokkan dengan apa yang gw tau. Ibarat katanya gw menyusun kepingan puzzle yang ada di otak dan otak orang lain. Nah, alasan gw banyak nanya itu yah supaya gw bisa menemukan kepingan puzzle yang hilang. Jadi bukan gw mau debat. Atau hal lain juga bisa begini. Dengan gw banyak bertanya, berarti ada hal yang dikasih tau orang lain itu kurang jelas, kurang detail, kurang cocok sama gambaran yang ada di otak gw atau malah dia ngasih puzzle yang lain untuk gambar yang lain. Yang dimana gw harus menyusun puzzle baru lagi. Intinya ketika gw banyak nanya, artinya ada sesuatu yang pengen gw cari atau klarifikasi. Gw pengen banyak tau meski mungkin gw pun akan melupakan itu.


Mungkin sejauh ini itu sih hal-hal besar yang bisa gw tulis disini tentang gw. Hal-hal yang menurut gw cukup berpengaruh dalam hidup gw. Entah ini berpengaruh sama orang lain atau gak, tapi gw cuma harap mereka mengerti dan memahami.