Welcome..!!!

Welcome To Gitche Yanti Malayani's Blog - Don't Forget to Comment And Share

Tuesday, August 18, 2015

Aku Jatuh dan Aku Takut

Aku tak mengerti bagaimana isi hatimu untukku. Aku tak bisa mengartikan caramu menatapku, caramu berbicara padaku. Aku tak mampu menghubungkan semua pertanda itu. Aku bisa saja terlihat terlalu bijak untuk memberi saran pada orang lain, namun aku tak bisa menasihati diriku sendiri. Aku mungkin tampak mahir dalam permainan hidup, namun bukan untuk diriku sendiri. Bukan pula untuk hidupku. Hidupku terlihat suram dan buram. Aku tak dapat benar-benar melihat apa yang ada didepanku dan apa yang harus aku lakukan.

Aku hanya menjalani setiap langkahnya, dan jika tak sengaja maka aku akan tersesat dijalan yang salah. Entahlah, tapi bagiku menasihati orang lain jauh lebih mudah. Membantu menyelesaikan masalah orang lain terlihat lebih sederhana. Mendengarkan problematika orang lain membantu ku untuk memikirkan solusi yang tepat.

Aku jatuh hati pada saat yang salah. Aku jatuh hati padamu. Tapi aku tak pernah tau apa aku jatuh pada hati yang tepat. Karna terlalu sakit bila aku jatuh di hati yang salah. Aku bukan seorang yang sempurna dalam mencintai, namun ketika aku melakukannya, maka kau harus tau bahwa itu adalah hal tertulus yang pernah aku lakukan.

Dan seperti yang aku katakan padamu, aku tak pernah mampu membaca gerakmu. Maka rasa hati ini terkadang seperti takut untuk lanjutkan semua. Terkadang logika sampaikan pada hati bahwa rasa ini hanya sepihak, namun terkadang hati berusaha meyakinkan logika bahwa rasa ini bersambut. Tapi ketakutan dalam otak terlalu kuat hingga balur semua keyakinan hati.

Lalu aku harus bagaimana? 

Aku yakin jalan kita berbeda. Ingin aku menyudahi semua, agar aku tak jatuh terlalu dalam, terperosok dan akhirnya tak bisa bangkit. Namun hati selalu ingin disisimu, merasakan mentari berdua dan nikmati dunia bersama. Tapi aku bisa apa jika jalan kita tak pernah bertemu? Aku harus apa jika memang tujuan kita tak pernah jadi satu?

Aku bukan sang pemain, aku hanyalah seorang wanita yang terlalu mudah percaya pada cinta. Terlalu tergantung pada perasaan, seorang wanita yang berimajinasi terlalu tinggi tentang kisah cintanya. Tak sulit buat aku jatuh hati. Cukup ajak aku berimajinasi dan semua tentang dirimu akan selalu ada di dalam otak ku. Detail tentangmu akan memenuhi semua selku, mengalir dalam darahkan dan di alirkan melalu nadiku.

Dan terkadang aku yang terlalu menggunakan perasaanku untuk semua itu. Sehingga hanya aku yang merasakan bahagia ini. Hanya aku yang berharap pada waktu untuk berhenti dan buat kita selalu bersama. Mengertikah dirimu? Ini adalah hal yang selalu aku takutkan dan selalu menghantui aku.

Bagaimana jika aku tak pernah bertemu denganmu?
Mungkin tulisan ini tak akan pernah ada. 
Bagaimana jika saat itu aku tak menggunakan perasaanku?
Mungkin takut ini pun tak akan pernah menghantui aku..

Apa dirimu pernah berpikir tentang ini? Tentang bagaimana kisah kita didepan nanti? Apa kau juga berpikir seperti apa yang aku pikirkan? Apa kau dihantui rasa takut yang sama? Atau mungkin kau tak pernah berpikiran yang sama dengan ku? Apa aku terlalu egois dengan sikapku yang seperti ini?

Aku menyukaimu, aku jatuh di hatimu, namun apa kita benar-benar bisa bersama?

No comments:

Post a Comment

Leave your comment here..^^