Welcome..!!!

Welcome To Gitche Yanti Malayani's Blog - Don't Forget to Comment And Share

Wednesday, May 6, 2015

Pangeran Matahari dan Putri Bulan

Ada seorang pangeran yang amat gagah, tampan, berwibawa, pemberi kehangatan, baik hati dan dia berkuasa di Kerajaan Siang namanya Pangeran Matahari. Pangeran ini suka memperhatikan seorang putri dari kerajaan seberang. Seorang putri yang lembut hatinya, yang bersinar diantara kegelapan, seorang putri cantik yang menawan. Seorang putri yang berasal dari Kerajaan Malam, putri yang lembut hati ini diberi nama Putri Bulan.

Tanpa disangka, Putri Bulan pun seringkali memperhatikan sang Pangeran Matahari. Dia mengagumi kemegahan sang pangeran. Dia memperhatikan bagaimana sang pangeran memberi kehangatan pada mereka yang ada dibumi. Memberikan cahayanya untuk menyinari mereka. Dan diam-diam sang putri semakin sering mencuri pandang pada pangeran ini.

Meski mereka saling memperhatikan dari jauh, namun karna jarak dan waktu membuat mereka tak dapat saling bertemu. Lama kelamaan akhirnya mereka jatuh hati. Meski terhalang oleh bumi, tapi mereka masih bisa saling menyemangati, dan memberi perhatian. 

Ketika matahari sedang lelah maka dia akan memandang pada sang Putri Bulan kemudian hatinya akan kembali sejuk dan semangatnya akan kembali.. Begitu pula sang putri, ketika dia merasa dingin dan kelam maka dia akan memandang pada sang Pangeran kemudian senyumnya akan kembali merekah.

Hingga suatu ketika waktu mempertemukan mereka di satu garis lurus. Ditempat dimana mereka dapat saling menatap dan bahagia. Ditempat dimana mereka saling memandang dari dekat. Sang Putri Bulan dan Pangeran Matahari begitu bahagia. Karna pada akhirnya mereka dapat bertemu. Mereka mengobrol tentang banyak hal. Kemudian warga bumi mulai memperhatikan mereka berdua dan kagum pada apa yang mereka lihat. Ketika Putri Bulan dan Pangeran Matahari berhadap-hadapan maka terjadilah yang di sebut Gerhana Matahari. Kemudian bumi terasa gelap karna Putri Bulan menutup cahaya Pangeran Matahari kepada bumi. Dan akhirnya mereka sadar, mereka tak bisa seperti itu. Jika mereka bersama lalu bagaimana keadaan bumi? Bagaimana dengan kerajaan siang dan kerajaan malam?

Kemudian dengan sangat sedih Pangeran Matahari berkata : "Putri.. Ketika kita saling mencintai maka biarlah cinta kita memancarkan sebuah kebaikan kepada semua orang. Kita tidak baik menjadi egois tanpa memikirkan warga bumi. Biarlah kau tetap di kerajaan malam dan aku di kerajaan siang. Tapi kelak nanti waktu akan pertemukan kita kembali disaat yang tepat. Kita memang tidak akan mungkin bersama, tapi percayalah aku disini akan selalu memancarkan sinarku untukmu dan aku akan selalu memperhatikanmu dari sini. Cinta kita akan selalu nyata di bumi."
Putri Bulan merasa sedih mendengar kata-kata Pangeran Malam. Dia menyesal mengapa mereka harus memiliki perbedaan yang tak dapat disatukan. Dengan berat hati Putri Bulan melepaskan tangannya dan beranjak untuk pergi dari hadapan Pangeran Matahari. Perlahan-lahan cahaya Pangeran Matahari kembali menyinari bumi. Semua warga bumi terharu atas pertemuan sesaat dari sang Putri dan Pangeran.
Akhirnya mereka kembali ke kerajaan mereka masing-masing. Meski menyakitkan tapi mereka akan saling mencintai, memperhatikan dan menanti pertemuan mereka berikutnya. Entah kapan tapi waktu akan menjawab.

2 comments:

  1. Mentari dan Rembulan adalah sahabat sejiwa sejak dahulu

    Tak pernah mendekat, pun tak pula menjauh

    Beredar pada orbitnya yang tetap

    Keduanya disatukan oleh takdir-Nya

    Kala siang pertemanan mereka dihiasi langit biru yang jernih

    Kala malam dihiasi gemintang bintang yang cemerlang

    Mentari dan Rembulan tidak pernah ingkar janji untuk bersinar pada masanya

    Meskipun tak pernah bersua, kehidupan mereka saling terkait

    Karena dengan keberadaan mentari-lah rembulan bisa menjadi benderang

    dan kepada siapa lagi mentari akan menemani kegelapan jika bukan dengan keberadaan rembulan

    Akan tetapi, mentari hanya untuk dinikmati hangatnya...

    bukan untuk ditatap dengan segenap jiwa

    Karena sekuat apapun tak akan mampu melihatnya penuh

    sedangkan yang diperoleh hanyalah kegelapan

    Rembulan dapat dilihat keindahannya dengan segenap jiwa

    Karena dengan menatapnya,

    Hati akan mampu menghargai tiap cercah cahaya dalam kungkungan kegelapan

    Mentari mengiringi kehidupan

    Rembulan menyajikan kesejukan

    (Dongeng sebelum tidur, dari dua orang pemimpi yang saling berjauhan)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih mba Yenni atas komentarnya.. senang membaca komentar kaya gitu, artinya mba gak cuma sekedar membaca.. tapi tau apa yang di maksud dalam hati.. really appreciate it mba.. :) Thanks a lot.. :)

      Delete

Leave your comment here..^^