Welcome..!!!

Welcome To Gitche Yanti Malayani's Blog - Don't Forget to Comment And Share

Thursday, May 21, 2015

Ini Cerita Untukmu ~ Part 2

    Hanya saja langit berbintang tak selalu abadi. Akan banyak kabut dan badai bahkan kadang awan yang selalu aku puja pun akan tutupi langit berbintang. Nyatanya waktu dan dunia tak izinkan kami bersama. Mereka yang lain berikan seribu satu alasan untuk pisahkan kami. Semua insan yang tak menyetujui kebersamaan kami dengan keras memaksa kami untuk berhenti dari jalan yang telah kami pilih. Mungkin kita bukanlah dua sejoli yang sempurna, hanya saja kita saling melengkapi kekurangan kita dan mereka takkan pernah mengerti itu.

    Waktu yang aku dan dia jalani bukanlah waktu yang singkat. Awalnya memang kami meragukan kebersamaan kami, namun seiring berjalannya waktu kami tak mampu pungkiri rasa yang Peri Bintang taburkan di hati kami. Kami mulai jujur akan perasaan kami dan membuka hati kami untuk cerita ini. Kami sadar cinta kami akan mengalami banyak gunjingan dari semua insan disana, namun imaji kami menyatu dan membentuk keindahan yang tak mampu kami tepis.

    Betapa aku ingin mempertahankan kisah aku dan dia. Berharap kami dapat terlahir kembali dan membuat kisah kami sendiri dimana tiap orang akan bahagia seperti harapan kami. Kemudian kami tersadar itu hanyalah kisah dalam negeri dongeng yang tak akan terjadi. Pangeran Matahari, Putri Bulan dan Peri Bintang serta kerajaan langit adalah saksi kisah kami. Saksi bisu dalam tiap tawa canda kami. Saksi yang tak akan pernah berdusta tentang kebahagiaan yang kami rajut bersama.

    Kemudian suatu hari kami bertanya pada Peri Bintang..

    “Peri Bintang, mengapa harus kau pertemukan kami jika memang pada akhirnya kami tak bisa bersatu? Mengapa harus kau kirimkan dia padaku jika memang aku tak bisa memilikinya..”, tanyaku pada Peri Bintang..
    “Peri Bintang, mengapa dulu kau bisikkan padaku tentang dia, bila pada kenyataannya aku tak dapat jadikan dia pendampingku di seumur hidupku..”, Hex menimpali lagi.
    Dengan ramah Peri Bintang menyahut..
    “Gie dan Hex, ingatkah kalian pada apa yang kau minta padaku Gie? Ingatkah apa yang aku bisikkan padamu Hex? Aku tak pernah menjanjikan selamanya pada kalian. Aku penuhi permintaan kalian menemukan orang yang bisa memberi banyak cerita tentang ku padamu. Aku bisikkan bahwa gadis ini akan memberimu banyak hal dalam hidupmu.. Lalu dimana letak kesalahanku?”

    Sesaat kami hanya bisa terdiam membenarkan Peri Bintang dan menyalahkan ego kamu yang bermain terlalu dalam. Ya, Peri Bintang memang tak pernah menjanjikan selamanya. Aku yang buat ini agar menjadi selamanya. Kami pergi dari hadapan Peri Bintang sambil tersenyum namun dalam kesedihan.

    Hex mengambil tanganku dan mencium keningku lembut sambil berkata,

    “Gie.. Kita yang terlalu jauh menggunakan hati ini. Kita mungkin salah terlalu mengartikan pertemuan ini.. Tapi percayalah kau adalah hadiah terindah dalam hidupku. Kau adalah bintang yang paling terang yang selalu aku cari, kau adalah putri bulan ku dan kau adalah impian yang selalu ingin aku gapai. Kau akan selalu menjadi permaisyuri dalam kerajaan cintaku. Jika memang mereka dan dunia tak bisa terima bahagia kita, biarlah kita simpan cerita ini dalam hati kita dan dalam buku cinta kita. Biarlah kita harus terpisah saat ini dan berharap kelak kita akan bersama di kehidupan yang berikutnya..”
    “Hex., Mengapa kita tak bisa perjuangkan cinta kita? Mengapa kita harus menyerah disini. Mengapa kita tak melawan dunia? Aku dan kamu bersama hadapi semua ini. Bukankah kita akan mampu jika kita bersama?”, ucapku lirih menahan tangis.
    “Gie.. Aku mengerti perasaanmu. Namun cinta bukan sekedar soal aku dan kamu. Itu menyangkut keluarga kita, lingkungan kita, duniamu dan duniaku. Jika memang mereka tak bisa satukan dunia kita, maka kita tak akan bisa rasakan indahnya imaji kita. Yang akan selalu kita rasakan adalah badai yang tak kunjung berhenti. Bukankah lebih baik bila kita bahagia dengan cinta yang selalu ada disini, di hatiku dan hatimu? Cinta tak selalu harus memiliki. Percayalah aku selalu untukmu dan kamu selalu untukku.. Aku janji padamu Gie...”

Aku memeluk erat dirinya berharap waktu akan berhenti disitu. Tapi hidup masih harus berjalan dan perpisahan ini akan tetap terjadi.

2 comments:

  1. part 3 nya mana?? di tunggu yah.. :)

    ReplyDelete
  2. Udah di publish kok... :D di baca aja yaah di sini : http://www.gitchesianipar.com/2015/05/AkuKamuDiaMereka3.html

    Makasih loh udah dikasih insiprasi yah Hex.. :D

    ReplyDelete

Leave your comment here..^^