Welcome..!!!

Welcome To Gitche Yanti Malayani's Blog - Don't Forget to Comment And Share

Friday, February 6, 2015

Untuk Ayahku

Aku termenung di meja kerjaku menatap layar kosong tak bernyawa. Pikiranku melambung jauh ke awan awan menembus kaca jendela tak berdaun. Aku membayangkan orang orang yang ingin aku kirimkan kata kata dari suara hatiku. Namun tak satu pun dari mereka yang membuatku ingin menyampaikan surat ini. Aku menyerah, pikiranku buyar tercampur angka angka dari kertas disebelah monitorku.

Mataku teralih kepada kumpulan angka di kertas itu. Kumpulan angka itu menuliskan 1,962,411 yang mengingatkan ku akan dirimu. Lalu aku mulai menorehkan kata demi kata didalam layar itu. Mungkin ini surat pertamaku untukmu, memang terasa janggal tapi otakku tetap memaksa ku untuk menulis rangkaian kata kata ini.

Aku tau kita memang terpisah jarak. Aku tau kita sempat tak saling bicara karna banyak hal. Aku menyesalkan hal itu. Aku tau aku sering mengecewakanmu, mungkin memang aku tak sebaik harapanmu. Aku berusaha meski aku sering gagal. Percayalah Dad,I'm trying. Aku ingin seperti yang mereka yang jadi kebanggaanmu. Aku terlalu gengsi untuk minta maaf padamu, jika saja kau menyadari sifat ini turunan dari siapa. Aku ingin menganggap bahwa kita tak pernah ada masalah. Namun sikap dinginmu buatku tak mampu lakukan itu.

Aku minta maaf, meski hanya mampu ku katakan disini. Tapi aku sungguh ingin kau tau ini. Aku ingin menjadi perempuan kebangganmu. Aku ingin menjadi wanita kesayanganmu. Aku ingin menjadi yang pertama kau ingat ketika orang bertanya siapa putri kesukaanmu.

Kadang aku menyerah soal ini, dan berharap aku tak punya ambisi ini. Bukan.. Bukan kadang tapi selalu, aku selalu ingin menepis semua perasaan ini. Aku tak ingin terlalu kecewa karna aku terlalu berharap banyak. Tapi percayalah aku tetap berharap.

Aku minta maaf untuk semua hal yang aku lakukan bila menggoreskan luka dihatimu, trust me! I mean it! Aku ingin sampaikan semua ini dihadapanmu, tapi lidahku kelu ketika menatapmu, pikiranku kacau tak mampu merangkai kata.

Aku menyayangimu Daddy, Aku minta maaf.

Dari, aku yang berharap jadi putri kebanggaanmu.

2 comments:

  1. Kembali membaca surat yang begitu membuatku takjub :)

    ReplyDelete
  2. Thankyou so much.. I'm glad to know that

    ReplyDelete

Leave your comment here..^^