Welcome..!!!

Welcome To Gitche Yanti Malayani's Blog - Don't Forget to Comment And Share

Monday, March 24, 2014

Jodoh, pasti Ketemu lagi

          Dara tersenyum memandangnya. Itu adalah senyuman pertama yang membuat Ibel jatuh cinta. Lengkungan sempurna penuh aura yang membuat wajah Dara makin bersinar.
Ibel adalah seorang senior dikampus yang akan menjadi kampusnya Dara. Dara gadis yang biasa saja, namun terlihat begitu menawan di mata Ibel.
          Dara menyadari bahwa dirinya sedang diperhatikan. Jantungnya berdegup cepat, namun tak dapat mengalihkan pikirannya dari pria itu. Dia bertanya-tanya dalam hati, mengapa seperti ini, dan hatinya menjawab : "Mungkin kau menyukainya, biarkan sajalah. Mungkin dia bisa mengobati luka lamamu.."
         " Aku Ibel.."
         " Aku Dara..." , Dara tersipu namun senang.
         " Aku tau, jurusan Akuntansi kan? Boleh minta no kamu...? " , sambut Ibel
         " Hmm, boleh.. 081802......."
         " Non Dara, maaf, tapi udah ditunggu ayah, Katanya penting, harus pulang sekarang.." , pak Kardi Supir ayahnya memotong pembicaraan mereka.
         " Iya, pak Kardi.. bentar yah.. 081802071304 Ka Ibel, aku pamit yah.. kalo jodoh ntar pasti ketemu lagi kan ka..?" ucapnya sambil berbalik mengikuti pak Kardi.
         " Makasih Dara..." , senyum yang tak kalah sumringah berseri di wajah Ibel, "Kita pasti ketemu lagi.. karna aku yakin kita berjodoh.." lanjutnya dalam hati..
Dalam redup cahaya kau tampil, menyalakan lagi sinar yang nyaris pupus. Aura mu bersinar terangi batinku, lenyapkan gelap yang menudungi jiwa. Bila saja kau mau tetap disini, aku tak akan pernah layu lagi. Izinkan aku memelukmu, agar kau tak akan pernah berlalu. Biarkan hangatmu selimuti tubuhku, agar aku tak menggigil dalam gelap kalbu.. Terima kasih kau hadir dan jadi sinar jiwaku..
         Sejak pertemuan pertama, Dara sudah melekat dalam hati Ibel. Namun, hidup berkata lain. Pertemuan itu berakhir disitu. Mengapa? Karna mendadak Papanya Dara dipindah tugaskan oleh perusahaannya. Yang membuat mereka akhirnya berpisah. Pertemuan yang hanya sebentar saja, namun membuat perpisahan yang begitu menyakiti hati. "Aku baru mulai membuka hatiku, mengapa waktu tak menyetujuinya??" , Ungkap Dara dalam hatinya..
Kenapa harus jatuh cinta, jika waktu tak pernah mengizinkan? Kenapa harus bertemu jika memang harus berpisah? Kenapa rasa itu harus ada, jika memang tak bisa bersama? Lepaskan ingatan ini, jika ternyata itu terlalu menyakitkan. Aku baru ingin membuka hatiku dan mencari cinta baru, namun ternyata, aku terlalu cepat berharap pada waktu. Hilangkan saja ingatanku tentang dia, itu hanya akan melukai ku lagi.
       "Bye Jakarta, bye memory, bye pain and bye Ibel. Kalo jodoh, kita pasti ketemu lagi kan?.." gumam Dara dibibirnya.

No comments:

Post a Comment

Leave your comment here..^^